Berwirausaha Sendiri
Berwirausaha Sendiri

Berwirausaha Sendiri, Siapa Takut

Cokelat Klasik, Kebab Kayana, Soto Lamongan, Bakso Solo, dan masih banyak lagi. Membicarakan bisnis food and bavarage memang tak ada habisnya dan cenderung diminati para konsumen. Tak heran jika Anda tertarik mendirikan bisnis di bidang ini. Tapi, mungkin Anda juga jadi merasa bingung apakah akan merintis usaha sendiri atau membeli franchise.

Sebenarnya, manakah yang lebih menguntungkan untuk pemula? Merintis usaha sendiri atau membeli franchise? Jika membeli franchise dikatakan lebih aman, lalu apa saja yang harus dipelajari, dilakukan, dan dipersiapkan? Begitu pula dengan merintis usaha sendiri. Apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan terlebih dahulu? Berapa jumlah modalnya?

Memulai sebuah usaha sering kali dirasa berat oleh semua orang, terlebih untuk yang belum pernah berbisnis sebelumnya. Itulah mengapa banyak yang memilih membeli franchise dengan harapan tak terasa terlalu berat dan membebani dalam memulai usaha. Meski demikian, terdapat kekurangan dan kelebihan dalam merintis usaha sendiri atau membeli franchise.

Banyak orang yang melupakan kenyataan bahwa membeli franchise tak jauh berbeda dengan memulai usaha sendiri. Mereka berpikiran dengan membeli franchise, ada jaminan uang akan kembali dan bisnis tetap berjalan. Padahal, pada kenyataannya tak demikian.

Faktanya, banyak franchise yang dulunya berjaya, namun kini sudah tak ada lagi. Fakta lain juga menunjukkan keberadaan franchise yang dulunya menjamur kini hanya menyisakan 1 atau 2 toko. Tak hanya itu, beberapa kantor pusat franchise (franchisor) justru terpaksa gulung tikar. Itu sebabnya Asosiasi Franchise Indonesia menerapkan aturan ketat bagi anggotanya.

Hal yang juga harus diperhatikan adalah anggapan bahwa membeli franchise lebih aman dari membuat usaha sendiri tidak sepenuhnya benar. Biar bagaimanapun juga, franchise tetap merupakan sebuah usaha yang harus dilakukan dengan benar dan serius. Jika tidak, hal seperti bahasan di atas mungkin saja terjadi.

Jika kita mengacu pada standarisasi franchise yang ada di luar negeri, seorang franchesee (pembeli franchese) harus melalui proses menunggu, wawancara berkali-kali hingga pemilik franchise yakin benar orang tersebut layak membeli franchise hingga memperhitungkan lokasi untuk tempat usaha menjadi pertimbangan yang tak kalah penting.

Semua proses yang dilakukan oleh produk franchise sebenarnya juga harus dilakukan oleh semua produk. Mulai dari pemasaran, keunggulan produk, lokasi penjualan, dan sebagainya. Sayangnya, masih banyak pemula bisnis yang belum atau justru tak mengerti dalam mempersiapkan awal usaha sebelum melakukannya.

Namun demikian, proses memulai usaha tetap harus dilakukan dipantau secara ketat. Beberapa hal yang harus dijaga seperti kualitas produk, standar pelayanan, standar kebersihan, dan lain-lain.

4 Hal Ini Wajib Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis Sistem Pre Order

Berkembangnya penggunaan internet di era modern ini telah membangkitkan pemikiran kreatif untuk memanfaatkan media online dalam mendulang rezeki. Hal ini bisa dilakukan dengan menjalankan bisnis online sistem pre order yang akan meminta calon pembeli membayar di awal sebelum menerima barangnya. Untuk memulai bisnis ini, ada beberapa tips bisnis online sistem pre order yang patut Anda ketahui terlebih dahulu seperti yang dijelaskan berikut ini.

Memastikan kualitas produk yang akan dijual

Untuk memulai bisnis online pre order semacam ini, maka hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu adalah dengan mengetahui secara pasti kaitannya dengan kualitas produk yang Anda tawarkan. Dalam tips bisnis online sistem pre order ini, Anda harus menghindari dari munculnya kekecewaan yang akan dikeluhkan oleh konsumen atas barang yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Menentukan target penjualan yang Anda lakukan

Tips bisnis online sistem pre order ini juga akan berjalan dengan lancar ketika Anda mencoba untuk menentukan target penjualan Anda. Pada kasus ini, Anda harus menentukan seberapa besar target yang Anda incar dengan memperhatikan ketersediaan modal, asset ataupun sumber daya yang Anda miliki. Pastikan target tersebut sesuai dengan kapasitas Anda sehingga hal tersebut tidak akan memberatkan Anda dalam menjalankan bisnis tersebut.

Mempertimbangkan penggunaan media dalam memasarkan produk

Pemasaran merupakan suatu hal yang penting dalam meningkatkan bisnis online yang Anda jalankan. Oleh sebab itu, dalam tips bisnis online sistem pre order, disarankan Anda untuk memilih media pemasaran seperti blog ataupun media social lainnya demi mengembangkan bisnis online yang Anda jalankan. Setelah menentukan media pemasaran yang sesuai, maka Anda bisa memfokuskan penggunaan media tersebut secara maksimal baik untuk promosi ataupun melakukan transaksi.

Miliki team yang tangguh untuk menjalankan bisnis Anda

Hal lain yang terkait dengan tips bisnis online sistem pre order adalah dengan mencoba untuk membentuk team yang tangguh guna menjalankan bisnis Anda. Pada kasus ini, meskipun usaha online yang Anda jalankan masih berskala kecil, maka akan lebih baik jika Anda bekerja sama dengan kawan demi menciptakan bisnis usaha yang tangguh. Pastikan melakukan persiapan secara baik untuk mendulang kesuksesan di masa depan.

Bagi sebagian orang, menjalankan bisnis online sistem pre order merupakan suatu hal yang cukup ditakuti karena hal ini melibatkan adanya transaksi di awal sebelum barang tersebut sampai di tangan konsumen. Oleh sebab itu, jika Anda ingin menjalankan bisnis semacam itu, maka Anda bisa mencoba beberapa tips bisnis online sistem pre order di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *