Source: Kompas.com

IRIT MANA, Mobil Listrik Murni atau PHEV?

Dimasa ini, kendaraan mobil bertenaga listrik yang dipasarkan dan dijual massal dibagi dalam beberapa varian yakni mobil hybrid, plug-in hybrid (PHEV), dan tenaga listrik murni (BEV). Produsen Mobil di dunia pun mulai berlomba-lomba memperkenalkan produk-produk unggulannya masing-masing.

Contohnya Hyundai, mereka langsung terjun ke varian BEV. Sedangkan Disisi lain, pabrikan mobil aal Jepang ini alias Toyota juga punya hybrid dan PHEV. Lalu, mana yang lebih hemat atau irit, BEV atau PHEV? Muhammad Nur Yuniarto yan merupakan Ketua Laboratorium Mobil Listrik Nasional ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), menuturkan, secara teori kendaraan bertenaga listrik jenis BEV diklaim lebih efisien bila dibandingkan PHEV.

Related Posts:  Daftar Harga Toyota Avanza Veloz Terbaru 2021

Hal itu dikarenakan dari listrik langsung dikonversi ke tenaga gerak,” tutur Nur, saat webinar di Channel Youtube LBMM ITS (29/5/2021).

Dan juga, Nur juga menambahkan bahwa mobil bermesin hybrid yang menggabungkan mesin bakar internal dengan motor listrik akan mengikuti hukum termodinamika.

Tapi berbeda dengan BEV yang mengalirkan daya langsung dari baterai menuju motor listrik, lalu berubah menjadi tenaga gerak. Dimana tak ada perpindahan energi yang ditimbulkan oleh perubahan suhu.

“Kalau di situ ada hybrid-nya, dengan menggunakan mesin, efisiensi mesin bakar secara teori hanya 25 persen, 75 persen dibuang menjadi panas,” kata Nur yang berprofesi sebagai dosen dan peneliti ITS.

Related Posts:  Pentingnya Peran Asuransi dalam Bisnis dan Manfaatnya

“Sehingga kalau ada mesinnya, pasti efisiensi turun. Jadi yang paling efisien adalah BEV. Makanya kita lakukan riset di BEV, kita enggak mau ke PHEV, tidak mau ke extended range, karena di situ masih menggunakan bahan bakar minyak,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *