Motor Indonesia Terjual Keras di Luar Negeri

Sebelum masa pandemi, jumlah penjualan kendaraan bermotor tiap tahun sangat banyak mencapai lebih dari 6juta unit kendaraan. Tapi di tahun lalu, jumlahnya cuma menyentuh 3,6 juta motor saja.

Saat sekarang, kondisi keuangan dan perekonomian masyarakat kini jauh lebih baik, dan dengan adanya langkah vaksin covid19 diharapkan dapat mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat.

Hal ini juga berpengaruh pada prospek penjualan motor, di mana bulan Maret kemarin telah mulai mencapai 500 ribu unit sepeda motor yg jadi angka rata-rata distribusi per bulan di 2018 dan 2019.

Menurut penelusuran Safebos Otomotif di laman Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau AISI, Senin 24 Mei 2021, pada Januari kemarin pengiriman unit kuda besi dari pabrik ke konsumen terhitung 394 ribuan unit sepeda motor.

Bulan berikutnya menurun sedikit jadi 377 ribuan unit sepeda motor, tapi kemudian bulan Maret naik hingga 521 ribuan unit sepeda motor. Sedangkan Bulan April, jumlahnya kembali lagi menurun sebanyak 9 persen jadi 472 ribuan unit saja.

Total angka distribusi sepeda motor lima merek yg tergabung dalam AISI selama empat bulan di tahun ini, yaitu 1.766.822 unit. Jika ini terus bertahan, maka diprediksi pada tahun ini jumlahnya padat lebih dari 5 juta unit.

Sementara itu, motor buatan Indonesia yg dikapalkan ke luar negeri dari Januari hingga April 2021 tercatat sebanyak 288.035 unit.

Apabila dijabarkan, maka pada Januari jumlahnya 81.929 unit, kemudian Februari 79.557 unit. Pada Maret angkanya sedikit turun jadi 69.243 unit, dan kemudian terulang lagi di April dengan jumlah 57.306 unit.

Sebagai informasi, lima merek yg resmi ada di dalam AISI yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Pangsa pasar terbesar masih tetap dipegang oleh Honda, dengan angka lebih dari 70 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *